Pengobatan Batu Empedu Paling Ampuh

Kantong empedu menyimpan dan mengkonsentrasikan empedu, cairan yang dihasilkan oleh hati untuk mencerna lemak di usus halus. Cairan empedu mengandung kadar kolesterol tinggi dan pigmen bilirubin, yang keduanya dapat membentuk batu.

Bagi kebanyakan orang, batu empedu tidak menimbulkan gejala serta tidak membutuhkan perawatan. Bagi yang lainnya, munculnya batu empedu dapat menyebabkan rasa nyeri di perut bagian kanan atas saat kantong empedu berkontraksi melepaskan empedu setelah makan, dan bisa menyebabkan radang kantung empedu (kolesistitis) yang menimbulkan rasa sakit tiba-tiba dan parah ke belakang dan di bawah tulang belikat kanan, serta demam, menggigil, dan muntah. Jika batu sampai menghalangi aliran empedu, kulit dan bagian putih mata akan menjadi kuning. Dan, jika tidak diobati, batu bisa masuk ke saluran empedu dan menyebabkan radang hati atau pankreas.

Kaitan Dengan Nutrisi

Pedoman dan strategi berikut dapat membantu:

Makan dengan benar. Perhatikan makanan yang ingin Anda makan, karena bisa jadi dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Dalam diet yang Anda jalankan harusnya terdapat banyak biji-bijian, banyak buah & sayur, porsi sedang protein, dan sedikit lemak. Ada baiknya hindari alkohol. Juga, konsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin C, E, dan kalsium. Seperti, tomat, salmon, dan kacang-kacangan.

Jangan lewatkan sarapan. Sarapan yang substansial menyebabkan kantong empedu mengosongkan dirinya sendiri dan mendorong keluar batu-batu kecil dan cairan empedu yang masih tertinggal.

Mengonsumsi makanan dengan porsi kecil, tapi sering. Makanan porsi kecil dapat membantu mendorong kantong empedu untuk mengosongkan batu dan empedu, makan 5 sampai 6 kali sepanjang hari mendorong fungsi kandung empedu secara rutin.

Hindari diet ekstrim. Empedu cenderung membentuk batu setelah Anda berpuasa. Carilah program penurunan berat badan yang membantu Anda menurunkan berat badan tanpa jangka waktu puasa yang lama.

Konsumsi makanan tinggi serat. Berbagai jenis biji-bijian, buah, dan sayuran dapat membantu mencegah terbentuknya batu empedu.

Batasi makanan yang berlemak dan mengandung gula. Makanan yang mengandung banyak lemak jenuh, dan lemak trans, seperti daging merah, kulit ayam, mentega, keju, dan makanan yang telah diproses, dapat meningkatkan risiko pembentukan batu empedu. Begitu juga dengan makanan yang mengandung gula, seperti kue kering dan biskuit.

Selain Pola Makan

Cobalah tips-tips berikut untuk mengatasi batu empedu atau untuk mencegah terbentuknya batu empedu:

Pertahankan berat badan yang sehat. Sebuah studi klinis besar menunjukkan bahwa kelebihan berat badan sedikit pun meningkatkan risiko pengembangan batu empedu. Obesitas merupakan faktor risiko utama, terutama bagi wanita.

Pertimbangkan suplemen. Mereka yang tidak mendapat cukup vitamin C atau E atau kalsium, lebih berisiko terkena batu empedu. Konsultasikanlah dahulu sebelum Anda mengonsumsi suatu suplemen. Suplemen memang dapat membantu, tapi lebih baik mendapatkan vitamin dan mineral dari makanan langsung.

Konsultasikan dengan dokter jika ingin menjalani pengobatan. Bicarakan dengan dokter jika ingin menjalani pengobatan. Jika rasa nyeri yang muncul sangat menyakitkan, pengobatan yang biasa dilakukan adalah operasi pengangkatan kantong empedu, yang disebut kolesistektomi.