Panduan Investasi Menurut Islam

Sampai saat ini masih banyak umat Islam yang salah kaprah dalam menyikapi dunia investasi. Mayoritas dari mereka biasanya masih menyamaratakan antara produk investasi konvensional dengan produk investasi syariah seperti produknya kampung kurma. Padahal, dua produk ini sama sekali berbeda.

Dalam Islam, kita tidak diperbolehkan untuk berinvestasi dengan menggunakan sistem riba. Selain itu, kita juga tidak diperbolehkan untuk berinvestasi di perusahaan – perusahaan yang bergerak di bidang yang tidak halal, seperti bidang perbankan konvensional, perusahaan minuman keras, tempat perjudian, dll.

Panduan Investasi Menurut Islam

Untuk Anda yang beragama Islam, jika Anda ingin berinvestasi, Anda dapat mengikuti beberapa panduan di bawah ini:

  1. Hindari Produk Investasi yang Berbau Riba

Hal pertama yang harus Anda ingat jika ingin melakukan investasi menurut Islam adalah menghindari produk investasi yang berbau riba.

Penting untuk diketahui, mayoritas produk investasi yang ada pada saat ini semuanya dijalankan dengan prinsip riba. Dari mulai deposito, sampai dengan reksa dana, mayoritasnya dijalankan dengan prinsip riba.

Nah, karena Agama Islam melarang riba, maka kita harus menghindarinya.

  1. Jangan Berinvestasi di Perusahaan yang Bergerak di Bidang Tidak Halal

Kedua, Anda juga dilarang untuk menanamkan modal Anda di perusahaan yang tidak halal seperti diskotik, perusahaan minuman keras, perbankan konvesional, perusahaan yang menjalankan praktek perjudian, dll.

Dalam prakteknya nanti, jika Anda ingin bergerak di bidang jual – beli saham syariah, Anda mungkin akan mendapati produk saham syariah yang menjual produk – produk tidak halal.

Nah, dalam situasi seperti ini, Anda dianjurkan untuk menghiraukan “label syariah” yang melekat pada perusahaan tersebut dan lebih mengutamakan realitas yang sesungguhnya.

  1. Utamakan Investasi di Sektor Riel

Investasi menurut Islam juga menganjurkan kita untuk mengutamakan aktivitas investasi di sektor riel.

Saat ini ada banyak produk investasi di sektor riel yang dapat digunakan untuk mendapatkan keuntungan. Beberapa produk investasi tersebut adalah di produk properti, di logam mulia (berbentuk fisik), di perkebunan, investasi bagi hasil secara langsung, dll.

  1. Berinvestasi di Produk Finansial Syariah

Jika Anda ingin menanamkan modal Anda pada instrumen finansial, maka tanamkanlah modal Anda pada produk – produk finansial syariah.

Walaupun jumlahnya tidak sebanyak produk finansial konvensional, namun produk finansial syariah saat ini sudah bisa didapatkan dengan cukup mudah.

Dari mulai saham syariah, obligasi syariah, deposito syariah, sampai dengan reksa dana syariah, semuanya sudah tersedia dan dapat Anda gunakan untuk berinvestasi.

Seluruh produk investasi syariah tersebut saat ini sudah bisa didapatkan di beberapa bank syariah yang ada di Indonesia, seperti bank BNI syariah, bank Mandiri Syariah, dll.

Nah, itulah sedikit panduan investasi menurut Islam yang dapat kami bagikan kepada Anda. Semoga bermanfaat ya!